Sabtu, 16 Februari 2013

PENGGUNAAN UMPAN DAN TEHNIK MANCING IKAN LELE


  1. Semua Umpan dasar lele pada prinsipnya dimakan oleh ikan hanya saja tergantung dengan kondisi air yang terdapat di Lapak yang ditempati. Terkadang dalam 1 Kolam Pancing antara satu lapak dengan lapak lainnya PH air bisa berbeda dikarenakan tumpukan makanan dan sampah. Dalam kondisi seperti ini ikan cenderung makan umpan yang berada diatas dan untuk mengakalinya stopper pelampung harus dimainkan sampai ketemu ukuran yang mau disambar ikan. Ketika ukuran sudah pas jangan pernah dirubah lagi.
  2. Bilamana memakai Umpan jenis cacing upayakan menggunakan tehnik casting(lempar kemudian gulung perlahan), namun bilamana Anda lebih suka nitik upayakan umpan ada didasar kolam dan pilihlah Cacing Lur atau Cacing Laut sebagai umpannya. Jangan hanya memasang 1 ekor cacing, upayakan sebanyak mungkin sehingga terbentuk gumpalan cacing yang bergerak dinamis dan tentunya akan menarik perhatian si ikan.
  3. Bilamana umpan adalah Anak Ikan Mas atau umpan lainnya yang bergerak sebaiknya kail langsung diikatkan ke benang dan pelampung dimaksimalkan sehingga ukurannya melebihi dasar kolam. Dengan tiadanya beban selain kail maka umpan akan bergerak bebas didasar kolam dan tentunya akan menarik perhatian dari Mak Babon. Namun demikian bilamana Anda menggunakan anak katak sebagai umpannya maka berikan sedikit timah daun pada benang dengan jarak lebih kurang 30 cm dari kail dengan tujuan agar anak katak tidak bisa berenang kepermukaan air.
  4. Bilamana menggunakan umpan yang mudah rontok seperti pelet dan daging upayakan untuk nitik seperti tehnik memancing ikan mas. Untuk kolam yang tidak boleh menggunakan bom maka beberapa lemparan awal langsung ditarik agar umpan rontok dan ikan diharapkan kumpul dititik lemparan.
  5. Dalam kondisi air normal Ikan Induk cenderung bermain didasar kolam dan oleh karenanya bilamana target adalah induk maka umpan Anda sebaiknya berada didasar kolam.
  6. Jangan pernah menggunakan umpan yang beraroma busuk atau terlalu menyengat dikolam Galatama yang umurnya masih kurang dari 1 tahun, dikarenakan ikan baru lebih menyukai memakan umpan yang masih segar atau yang baunya tidak terlalu menyengat. Walau bukan tidak mungkin umpan beraroma menyengat dimakan oleh ikan akan tetapi Live Bait cenderung lebih unggul dikolam yang masih baru.
  7. Ikan Lele memiliki selera makan yang cepat berubah. Bawalah beberapa jenis umpan dan sesuaikan dengan umpan yang tengah jalan di kolam tempat Anda biasa mancing. Bilamana umpan andalan Anda tidak jalan segeralah ganti dengan umpan lainnya yang tengah jalan, atau bilamana Anda menggunakan pelet/daging bawalah beberapa essen untuk menyesuaikan dengan selera ikan pada saat itu.
  8. Cara makan ikan lele tidaklah sama dengan ikan mas, pelampung bergerak atau tenggelam belum tentu ikannya makan, bersabarlah sedikit sampai pelampung bergerak atau tenggelam 2 s/d 3 detik baru digentak. Bilamana Anda terlalu cepat menariknya maka Anda bisa dipastikan akan sering kehilangan momentum untuk mendapatkan ikan dan tentunya waktu Anda tersita hanya untuk memasang umpan dan melemparkan kail Anda kembali.
  9. Ikan Lele cenderung memakan dengan cara mengejar sehingga bilamana Anda menggunakan umpan mati(seperti pelet dan daging) upayakan sedikit berada diatas dasar kolam dengan tujuan supaya umpan bisa bergerak bebas(bergoyang-goyang) bilamana ada ikan yang mengitarinya.
  10. Dalam kondisi sulit maka stopper dan pelampung memainkan peranan yang sangat penting, jadi jangan pernah segan-segan untuk menyetelnya.
  11. Umpan dan tehnik merupakan upaya maksimal dan untuk selanjutnya nasib jualah yang menentukan keberhasilan Anda dalam meraih sukses.

BERBAGAI MACAM UMPAN TERBAIK IKAN LELE
Berikut adalah beberapa umpan yang menjadi andalan dari para jawara:
  1. Belut sebesar jari, bisa dibakar, dikukus atau digoreng kemudian dipotong sebesar dadu atau bisa juga dengan memakai dagingnya saja. Bila memakai dagingnya saja maka potongannya sepanjang 2cm.
  2. Berbagai macam cacing namun yang terbaik adalah cacing lur dan cacing laut. Pasang beberapa cacing sekaligus untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
  3. Daging Ayam bagian sayap dikukus kemudian setelah matang diambil dagingnya saja dan diblender sampai halus. Untuk pengerasnya gunakan pelet 48 denga aroma belut.
  4. Daging Sapi Giling. Sebaiknya beli di Supermarket karena aroma dagingnya lebih segar bilamana dibandingkan dengan yang beli dipasar. Daging murni bilamana tidak jalan bisa diberikan 2 atau 3 tetes essen untuk ukuran 1 onsnya dan essen yang digunakan adalah kepiting, tengiri atau kombinasi keduanya. Kombinasi Essen seperti bulus, udang dan lain-lain bisa juga digunakan tetapi selama uji coba hasilnya kurang memuaskan. Bisa ditambahkan sedikit cuka atau bisa juga dengan menggunakan minuman yang beraroma asem seperti yoghurt. Umpan ini relatif stabil dimakan ikan lele dan sebagai catatan umpan inilah yang sesungguhnya saya gunakan untuk menarik Jackpot 2 kali dalam 3 jam di pemancingan Tulang dan yang satu kalinya dengan menggunakan ikan salmon(note: dalam 3 jam saya menarik Jackpot 3 kali).
  5. Kepiting laut atau kepiting sawah. Potong kecil-kecil untuk bagian badan dan untuk capitnya ambil dagingnya saja.
  6. Kelomang, buang capit dan kaki gunakan bagian badannya saja.
  7. Kijing dan berbagai macam jenis kerang lainnya.
  8. Laron, upayakan yang masih ada sayapnya dan sindik beberapa ekor sekaligus.
  9. Telor Ikan sapu-sapu kukus.
  10. Jangkrik pasang 1 saja yang penting menutupi kail kemudian dipencet perutnya agar aromanya menebar.
  11. Cacing sutera atau cacing beku. Cara pakai yang paling praktis dan efektif adalah dengan membungkusnya memakai kain perban yang bisa diperoleh di Apotek. Bila menggunakan cacing beku pilihlah yang ada gambar ikan Louhan (note: merk lainnya belum mendapatkan hasil yang memuaskan) dan bilamana menggunakan Cacing Sutera berikan sedikit vanili untuk mengurangi bau apeknya. Untuk perangsang Anda juga bisa merendamnya dalam yoghurt.
  12. Udang Air Tawar yang kecil, buang kepala dan ekornya kemudian sindik bebera ekor di kail.
  13. Ulet hongkong atau jerman, rendam dengan 1 butir telur ayam dan tambahkan 1 sachet royco sapi minimal 3 jam sebelum Anda mancing (note: sudah dicoba beberapa kali dengan menggunakan masako tapi entah kenapa hasilnya tidak memuaskan). Bisa juga dengan menambahkan sedikit cuka untuk menambah selera makan sang ikan.

5 komentar: